Bencana tanah bergerak merusak 15 rumah di Jangli, Kota Semarang. Warga menyebut tanah gerak terjadi malam hari hingga membuat retakan di setiap sudut rumah.
Jumlah korban tewas akibat banjir di sejumlah titik di Bali sebanyak sembilan orang. Sebanyak enam orang dinyatakan masih hilang per Rabu (10/9/2025) petang.