Penampakan Horor Jembatan Gantung Rapuh Sebabkan Korban Jiwa di Palopo

Penampakan Horor Jembatan Gantung Rapuh Sebabkan Korban Jiwa di Palopo

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Rabu, 11 Feb 2026 12:40 WIB
Penampakan jembatan gantung lokasi pria terjatuh hingga tewas di Palopo.
Penampakan jembatan gantung lokasi pria terjatuh hingga tewas di Palopo. Foto: (Ahmad Al Qadri/detikSulsel)
Palopo -

Sebuah jembatan gantung di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) menelan korban jiwa gegara kayu alasnya yang rapuh. Korbannya yakni seorang pria bernama Marwan (50) yang tewas usai terjatuh dari ketinggian 6 meter.

Pantauan detikSulsel di Jembatan Gantung Pajalesang, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, Palopo pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 10.30 Wita, jembatan tersebut nampak begitu horor. Terlihat sekeliling jembatan dipenuhi pohon dan semak belukar.

Penampakan jembatan gantung lokasi pria terjatuh hingga tewas di Palopo.Penampakan jembatan gantung lokasi pria terjatuh hingga tewas di Palopo. Foto: (Ahmad Al Qadri/detikSulsel)

Jembatan tersebut memiliki panjang 86 meter dan lebar kurang lebih 2 meter. Nampak pula, alas kayu jembatan telah bolong di beberapa bagian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, besi penahan alas kayu jembatan terlihat sudah sangat berkarat. Serta slim besi penahan jembatan dalam kondisi yang sama.

"Kalau jembatan ini sendiri dibangun sudah lebih dari 10 tahun, dan memang kondisinya tidak layak digunakan lagi," ujar Lurah Pajalesang, Irwan kepada detikSulsel, Rabu (11/2/2026).

ADVERTISEMENT

Irwan menuturkan, jembatan tersebut terakhir kali mengalami perbaikan pada tahun 2022. Menurutnya, jembatan tersebut adalah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"Kondisinya memang rapuh, karena setelah direhap kurang lebih 3 tahun lapuk lagi kayunya dan memang sebelumnya yang direhap cuma alasnya," jelasnya.

Irwan berharap, pemerintah terkait segera mengambil tindakan terkait jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan tersebut adalah akses utama penghubung RT/RW.

"Hampir setengah warga Kelurahan Pajalesang ada di sebelah, jadi harapan saya sebagai Lurah Pajalesang bisa segera direhab supaya masyarakat bisa menggunakan jembatan ini, karena jembatan ini adalah akses paling dekat menuju kantor lurah, sekolah, puskesmas dan tempat mengurus lainnya," tutupnya.

Korban Melintas Bareng Istri

Insiden pria tewas terjatuh dari jembatan gantung terjadi pada Selasa (10/2) sekitar pukul 18.40 Wita. Korban awalnya datang bersama istrinya menggunakan mobil dan diparkir di ujung jembatan.

"Setelah salat Magrib korban ini menyeberang sungai bersama istrinya menuju penggilingan berasnya di sebelah, katanya dia mau ambil beras. Saat di tengah jembatan terpeleset, kayu jembatan patah dan korban jatuh ke sungai," kata Irwan.

Irwan menuturkan, korban terjatuh setelah melewati setengah dari jembatan gantung tersebut. Istri korban ikut berjalan bersamanya saat itu.

"Menurut informasi sama istrinya, karena istrinya yang teriak-teriak lapor ke warga, itu mobilnya masih terparkir di sana," jelasnya.




(asm/sar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads