Temuan PPATK ungkap penerima bansos pemerintah salah sasaran, dengan indikasi judi online dan pendanaan terorisme. Kemensos evaluasi penerima secara berkala.
Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana menyebut lebih dari 571 ribu nomor induk kependudukan (NIK) penerima bantuan sosial terindikasi digunakan untuk judi online.