Inflasi di Nusa Tenggara Barat mencapai 0,27% pada Januari 2026, dipicu oleh kenaikan harga emas perhiasan dan ikan layang. Beberapa komoditas mengalami deflasi
Organisasi Pangan Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) memprediksi produksi beras dunia turun 1,6% pada musim 2026/2027 menjadi 552,4 juta ton.