Israel mengklaim Hizbullah menyembunyikan emas dan uang tunai, yang nilainya mencapai US$ 500 juta (Rp 7,7 triliun), di bunker di bawah rumah sakit di Beirut.
Israel melanggar gencatan senjata dengan membombardir Lebanon selatan. Tembakan artileri dan aktivitas pesawat pengintai dilaporkan terjadi setelah kesepakatan.
Militer Israel serang Beirut dan mengklaim telah menewaskan kepala staf Hizbullah. Serangan mengakibatkan jatuhnya lima korban jiwa dan 28 orang luka-luka.