Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyesalkan kaburnya peserta tur Femas di Korsel. Dia menekankan pentingnya mematuhi hukum dan menjaga citra Indonesia.
Pemuda Madiun, Femas Yani, yang kabur di Korea Selatan terdeteksi di Masjid Ansan. Pencarian terus dilakukan, dampak pelariannya merugikan rombongan tur.
Polemik pertanggungjawaban keluarga Femas Yani Arianto muncul setelah kasus open trip di Korea. CEO Berani Backpacker menjelaskan dasar hukum terkait sponsor.
Seorang WNI diduga kabur saat mengikuti open trip ke Korea Selatan (Korsel). Kemenlu menyayangkan aksi WNI yang diduga menyalahgunakan fasilitas travel tur.