Gelombang kebangkrutan di Jepang meningkat, dengan 1.028 perusahaan gulung tikar pada Juli 2026. Kenaikan biaya dan kekurangan tenaga kerja jadi penyebab utama.
OJK laporkan pembiayaan UMKM mencapai Rp 1.948,72 triliun per Juni 2026. Tantangan akses pembiayaan formal masih ada, terutama terkait laporan keuangan.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan tugas ke Menteri UMKM untuk meningkatkan penyaluran kredit UMKM hingga Rp 2.000 triliun.
Presiden Argentina Javier Milei terapkan kebijakan efisiensi yang tekan inflasi, namun 5,8 juta warga menunggak utang, menciptakan krisis keuangan rumah tangga.