Dia merupakan agen rahasia dinas intelijen Uni Soviet (KGB) yang bertugas mengelola jaringan spionase pada era Perang Dingin. Dia nyamar sebagai pengasuh anak.
Seorang perempuan berinisial YA diduga menganiaya ayahnya hingga tewas di Dusun Montong Sager, Lombok Barat. YA meluapkan amarahnya hanya karena persoalan uang.
Kegiatan ini diselenggarakan usai khataman Quran yang diikuti 74 orang tahfiz Quran dari sejumlah pesantren. Personel Humas Polri juga mengikuti kegiatan ini.