Judi online tengah menjadi sorotan, utamanya karena dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya. Dari sisi psikologis, fenomena ini tak kalah mengkhawatirkan.
Selain mencari uang tambahan dengan cepat, judi online kerap dijadikan sebagai rekreasi yang memicu adrenaline dan zat dopamin dalam tubuh, ini kata psikolog.
Pria di Prabumulih, Sumatera Selatan, yang membuat laporan palsu dibegal 3 pria bersenpi sudah ditetapkan polisi menjadi tersangka. Lantas apa motfinya?
Selain ekonomi, psikolog klinis menyebut kecanduan judi online ternyata bisa karena faktor genetik atau keturunan. Hal ini karena adanya pengaruh dopamin.
Judi online semakin banyak memakan korban, banyak kasus berakhir fatal, pembunuhan, terlilit hutang. Bagaimana mengetahui gerak-gerik kecanduan judi online?