Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap penyebab nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah dalam beberapa waktu terakhir.
Bank Indonesia terus memperkuat stabilisasi Rupiah melalui pengelolaan suku bunga dan perluasan instrumen valas (Dolar, Yuan, Yen) untuk menarik investasi asing
Kurs rupiah diprediksi melemah ke Rp 17.050 pasca libur Lebaran, dipicu penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak. Upaya pemerintah dan BI belum cukup.