Israel melancarkan serangan udara di Doha, Qatar, pada 9 September, menargetkan pemimpin senior Hamas. Ledakan terdengar dan asap hitam terlihat di lokasi.
Israel akan menyerang benteng-benteng Hamas yang tersisa di Kota Gaza. Langkah itu diambil PM Israel Benjamin Netanyahu lantaran Hamas menolak melucuti senjata.
Menhan Israel, Israel Katz, memperingatkan bahw Hamas akan "membayar harga mahal" jika melancarkan serangan terhadap tentaranya yang ada di Jalur Gaza.
Hamas mengecam Israel setelah menemukan tanda penyiksaan pada jenazah warga Palestina. Mereka mendesak penyelidikan internasional atas dugaan genosida ini.