Jaringan online scam atau penipuan WNA China di sebuah rumah mewah di Lebak Bulus, Jaksel terungkap setelah pelaku tidak membayar iuran keamanan dan kebersihan.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menegaskan transparansi pengelolaan anggaran saat kunjungan ke BPK. Ia minta audit untuk memastikan tidak ada dana yang mengendap.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebutkan 11 WN China pelaku online scam yang bermarkas di Jaksel tidak kooperatif saat ditangkap.
Kasus Fitriana, istri pamen Polda Sumsel, terlibat dugaan penggelapan Rp 1,6 miliar. Dia mengklaim jadi korban penipuan rekan bisnis terkait tes Akpol.