Ketegangan muncul di Keraton Kasunanan Surakarta setelah pergantian gembok oleh kubu PB XIV Purbaya saat PB XIV Mangkubumi absen. Konservasi BPK terganggu.
Kaesang Pangarep berjanji lebih memperhatikan Persis Solo yang terpuruk di Super League. Ia berkomitmen memenuhi tuntutan suporter demi kebangkitan tim.