Kesepakatan ini belum resmi ditandatangani, namun perhatian beralih pada tantangan: serangan militer Israel di Lebanon, program nuklir Iran, serta Selat Hormuz.
Waprres AS JD Vance mengungkapkan bahwa sejumlah anggota pemerintahan Israel berupaya mempengaruhi opini publik AS untuk menentang kesepakatan AS-Iran.
Kesepakatan dibuat dalam perundingan yang dimediasi Mesir di ibu kota Kairo. IAEA sejak lama mendesak Teheran mengizinkan inspeksi terhadap situs nuklirnya.
Rudal Iran menghantam lokasi fasilitas nuklir Israel di Kota Dimona. PM Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut dirinya menghadapi malam yang sangat sulit.