Trump klaim telah membuka Selat Hormuz secara permanen, dengan dukungan China untuk tidak mengirim senjata ke Iran. Namun, situasi ini masih belum jelas.
Trump mengklaim China "sangat senang" dengan upaya AS membuka kembali Selat Hormuz. Iran memperingatkan kapal-kapal AS di Selat Hormuz akan ditenggelamkan.
Trump mengancam China dengan tarif 50% jika terbukti membantu Iran. Ancaman ini muncul setelah laporan intelijen tentang pengiriman senjata ke Teheran.
Ketua FSI Johanes Herlijanto menilai menentang penggunaan militer dalam persoalan China dan Taiwan, perlu untuk terus suarakan secara lebih keras dan konsisten.