Kedua anak buah Priyanto sempat menolak usulan Priyanto membuang jasad korban Handi-Salsa, namun Priyanto meminta keduanya jangan cengeng dan mengikuti perintah
Kolonel Priyanto menolak usul untuk menyelamatkan nyawa sejoli Handi Saputra dan Salsabila. Malahan Priyanto mengklaim pernah mengeboman rumah tanpa ketahuan.
Entes Hidayatullah tak pernah menyangka anak kesayangannya Handi, akan bernasib setragis ini. Handi menghilang misterius usai ditabrak pemobil di Nagreg.