Dalam pidatonya pada Minggu (21/04), PM India Narendra Modi mengklaim bahwa pihak oposisi ingin mengambil uang umat Hindu dan memberikannya kepada "penyusup".
MK menepis kaitan nepotisme dengan jabatan Wakil Presiden melalui putusan sengketa pilpres 2024. Hal ini diketahui berkaitan dengan gugatan Anies-Cak Imin.