Media pemerintah China mengkritik keras game online, bahkan menyebutnya sebagai narkoba. Itu membuat saham perusahaan game raksasa negara itu langsung anjlok.
"Lirik di lagu ini sudah bagus banget, sudah cukup sakral. Untuk gue masukin lirik-lirik baru itu tuh merupakan beban yang sangat berat," ujar Rayi Putra