Presiden terpilih Prabowo menyentil pihak yang menyebarkan isu keretakan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Prabowo membantah kabar liar itu.
Prabowo mengatakan intel harusnya digunakan untuk kepentingan rakyat dan bangsa, bukan untuk menginteli lawan politik. Demokrat setuju dengan Prabowo itu.
Stafsus Presiden, Juri Ardiantoro buka suara soal isu retak Prabowo-Jokowi. Ia menilai isu itu upaya adu domba untuk mengganggu agenda keberlanjutan pemerintah.