Harga minyak dunia naik pada Rabu (17/12) setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan blokade semua kapal tanker minyak yang keluar-masuk Venezuela.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan penyebab melemahnya rupiah mendekati Rp 17.000/US$, dipicu ketidakpastian pasar global dan permintaan valas korporasi.
Nilai tukar dolar AS melemah terhadap rupiah di level Rp 16.605. Dolar AS stagnan terhadap yen, sementara menguat terhadap dolar Hong Kong dan won Korea.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin buka-bukaan soal dampak pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis tekanan Dolar AS terhadap Rupiah karena kabar Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono akan masuk Bank Indonesia.