Presiden Trump tetap melanjutkan kebijakan tarif meski dibatalkan MA AS, memicu kebingungan dalam kesepakatan perdagangan global. Jepang dan India merespons.
Pemerintah Indonesia berhasil menurunkan tarif ekspor ke AS dari 32% menjadi 19%. Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi dalam negosiasi perdagangan.
Indonesia tetap mengimpor minyak dan gas (Migas) dari Amerika Serikat (AS) senilai US$ 15 miliar atau Rp 253,32 triliun (kurs Rp 16.888/dolar AS) per tahun.
Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif global Trump, tapi Trump langsung bikin tarif baru. Sebelumnya RI sudah meneken kesepakatan dagang dengan AS.
Beijing mengecam pembunuhan pemimpin Iran Khamenei oleh AS-Israel. China memiliki agenda politik tersendiri, terutama untuk menghindari gangguan pasokan energi.