Menteri Airlangga Hartarto menekankan pentingnya kerjasama internasional dan diversifikasi rantai pasok untuk menghadapi tantangan ekonomi global di BESF 2026.
Indonesia tawarkan kerja sama dengan Rusia di bidang maritim, logistik, dan perkeretaapian untuk tingkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi internasional untuk infrastruktur berketahanan iklim, termasuk proyek Giant Sea Wall dan energi bersih.
Perubahan tatanan global dan evolusi AI menuntut adaptasi untuk kemandirian nasional. Tantangan ini memerlukan pembaruan visi negara-bangsa yang komprehensif.
Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal memberikan lima saran kepada Presiden Prabowo untuk efisiensi perjalanan luar negeri, direspons oleh Seskab Teddy Indra Wijaya.
Hingga April 2026, arus peti kemas yang dilayani oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencapai 6,42 juta Twenty-foot Equivalent Units (TEUs).