Kim Ju Ae, putri Kim Jong Un, mulai muncul di media sebagai calon pemimpin Korea Utara. NIS menilai ini sebagai persiapan jangka panjang untuk kepemimpinan.
Pemerintah Korea Utara marah atas rencana Amerika Serikat untuk memasok Korea Selatan dengan rudal taktis dan mendanai proyek pemantauan hak asasi manusia.