Kericuhan suporter terjadi usai laga Persib vs Ratchaburi FC. Ketua Viking Farmasi, Kris Jelly, menyoroti tindakan anarkis dan pentingnya evaluasi keamanan.
Hakim menolak eksepsi Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen dan terdakwa lain dalam kasus penghasutan demonstrasi berujung ricuh pada Agustus 2025.