Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan agresi militer AS ke Iran yang dinamakan 'Operasi Epic Fury' bisa berlangsung hingga 6 minggu.
Iran disebut membatalkan rencana eksekusi mati terhadap sekitar 800 demonstran. Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt.
Gedung Putih menegaskan tak ada ancaman drone Iran di AS. Itu merupakan tanggapan dari laporan media soal FBI yang disebut merilis peringatan potensi ancaman.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan bahwa operasi militer AS dan Israel terhadap Iran akan berakhir segera setelah tujuan tercapai.