Eka Kurniawan mengenang perjalanan dua novelnya, Cantik Itu Luka dan Lelaki Harimau, yang diterbitkan di AS dan Inggris, serta tantangan penerjemahannya.
Eka Kurniawan berbagi pandangannya tentang proses menulis yang unik dan penuh penemuan. Ia menekankan pentingnya rasa ingin tahu dalam riset dan penulisan.