Sengketa lahan Atalarik Syach berlanjut. Kuasa hukum laporkan penebangan pohon tanpa izin. Atalarik kecewa, menganggap tindakan itu merusak lingkungan.
Atalarik Syach selamatkan rumahnya dari eksekusi berkat bantuan adiknya, Attila Syach, yang membayar tanah sengketa Rp850 juta. Proses damai berhasil dicapai.