Anggota MPR Sriyanto Saputro membandingkan konstitusi Indonesia dan Jepang. Ia menyoroti amandemen UUD NRI 1945 dan dampaknya dalam diskusi buku di UNS.
Korut mengecam kepemimpinan Korsel yang disebut memiliki "karakter ganda" dan "bermuka dua", karena latihan gabungan dengan AS sembari mendekati Pyongyang.