Wamentan Sudaryono fokus pada pengembangan pertanian Indonesia untuk memenuhi kebutuhan Jepang. Digitalisasi dan kerja sama dengan BI jadi kunci sukses ekspor.
Menurutnya program perlindungan ini juga penting untuk diberikan kepada pekerja rentan seperti petani, nelayan, pedagang kaki lima (PKL), dan sebagainya.