Marc Marquez pernah berada di dalam posisi serupa Jorge Martin di masa lalu. Marquez mengatakan, Martin mesti bisa mengelola tekanan di balapan penentu.
Penembakan massal di Universitas Florida pada 17 April 2025 menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya. Pelaku, mahasiswa, menggunakan senjata dinas ayahnya.