Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa perubahan besar pada kepemimpinan Iran tidak dapat terjadi "hanya melalui bombardir Amerika Serikat-Israel."
Emir Kuwait, Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah, menegaskan soal hak penuh Kuwait untuk membela diri setelah serangan Iran ke negaranya telah menewaskan 12 orang.
Pemerintah diminta segera melakukan langkah mitigasi fiskal menghadapi lonjakan harga minyak dunia serta penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).