Airlangga Hartarto mundur dari Ketum Golkar. Airlangga menyampaikan salah satu pertimbangannya adalah dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan.
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), pamit jelang berakhirnya masa jabatan. Ia pun meminta maaf kepada masyarakat jika ada kebijakan yang kurang berkenan.