Pemerintah Indonesia dan AS telah menandatangani perjanjian dagang tarif resiprokal. Kesepakatan ini untuk meningkatkan hubungan bilateral dan keamanan ekonomi.
Menhan AS Pete Hegseth mengungkapkan bahwa perang melawan Iran telah menghabiskan biaya sebesar US$ 37,5 miliar, atau setara Rp 671,7 triliun, sejauh ini.
Indonesia tidak hanya membeli minyak dari Rusia dan Amerika Serikat. Kini Indonesia juga memesan minyak dari negara Afrika, seperti Nigeria dan Angola.