Dihapuskannya batas jumlah maksimum kementerian melalui perubahan UU memberi konsekuensi berupa besarnya kewenangan Prabowo Subianto selaku presiden terpilih.
Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang, pesimistis terhadap dampak reshuffle kabinet Jokowi. Dia menilai pergantian menteri seharusnya dilakukan lebih awal.