Jenazah Dini Hardiyanti dan anaknya tiba di Megamendung, Bogor, disambut haru keluarga. Mereka dimakamkan setelah identifikasi DNA memastikan identitas korban.
Seorang santri di Kubu Raya diduga dianiaya kakak kelasnya karena cekcok perkara air mi instan. Polisi masih menunggu laporan untuk memproses kasus ini.