"Kita lakukan rapid tes dan swab total sekitar hampir 14 ribu yang di rapid tes dan yang reaktif ada 408 wisatawan selama libur panjang," ucap Kang Emil.
Jejak Corona di makanan membuat beberapa orang khawatir tertular COVID-19 lewat makanan. Ini kata pakar AS soal kemungkinan tertular COVID-19 lewat makanan.