Di tengah ketidakmenentuan mata angin politik dan erosi kepercayaan terhadap institusi demokrasi, peran selebritas dalam lanskap politik tak bisa disepelekan.
Pramono memastikan bisa bekerja dengan siapapun termasuk dengan pemerintah pusat di era Prabowo Subianto. Dia mengatakan tidak memiliki musuh dalam politik.
Preferensi masyarakat telah mengerucut pada dua dari tiga kandidat, yaitu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta.