Benjamin Netanyahu akhirnya mengakui bahwa dirinya menyetujui serangan mematikan terhadap perangkat komunikasi pager milik Hizbullah, yang meledak di Lebanon.
Militer Israel mengumumkan lima tentaranya tewas dalam pertempuran melawan Hizbullah di Lebanon bagian selatan. Sekitar 19 tentara lainnya mengalami luka-luka.
Hizbullah mengumumkan Naim Qassem, yang sebelumnya menjabat wakil pemimpin kelompok itu, sebagai pemimpin baru yang menggantikan mendiang Hassan Nasrallah.