Sembilan kerangka manusia diduga tentara Jepang dalam Perang Dunia II ditemukan di Kepulauan Biak-Numfor, Provinsi Papua dan akan dites DNA di Jakarta.
Sebuah seruan menggema di seluruh penjuru dunia, "All Eyes On Rafah". Tagar ini sebuah panggilan bagi kemanusiaan untuk merespons tragedi yang terjadi di Rafah.