Pasukan Israel membombardir sejumlah target, termasuk rumah dan tenda-tenda pengungsi, di Gaza pada Rabu (24/9). Sedikitnya 15 orang, termasuk anak-anak, tewas.
Arab Saudi mengutuk keras langkah Israel menghentikan aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza. Otoritas Riyadh menyebut tindakan Tel Aviv itu sebagai "pemerasan".
Militer Israel mengakui pada Rabu (25/9) bahwa sebuah rudal Hizbullah untuk "pertama kalinya" mencapai wilayah Tel Aviv, sebelum akhirnya ditembak jatuh.
Dua menteri kontroversial Israel mendesak pencaplokan Tepi Barat setelah Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal secara resmi mengakui negara Palestina.
Hamas membebaskan sandera Amerika-Israel, namun Tel Aviv bersikeras tidak ada gencatan senjata terbaru. Militer Israel membombardir rumah sakit di Gaza.
Trump mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengizinkan Israel melanjutkan operasi militer di Gaza, jika Hamas gagal mematuhi kesepakatan gencatan senjata.
Layanan dinas darurat Israel melaporkan sedikitnya 34 orang mengalami luka-luka akibat rentetan serangan rudal yang dilancarkan Iran pada Jumat (13/6) malam.