Satpam di salah satu SMP di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), memerkosa seorang siswi. Aksi bejat itu terjadi selama dua tahun terakhir.
Konten influencer yang memperagakan gerakan penyandang disabilitas viral dan menuai kritik. Dikhawatirkan memperkuat stigma sosial dan dampak psikologis.