Setelah Donald Trump mengumumkan Kebijakan Tarif Resiprokal pada 2 April di acara Liberation Day AS, babak baru perang dagang dunia versi 2.0 dimulai kembali.
Lemahnya pertumbuhan lapangan kerja di AS menyebabkan 1,8 juta orang menganggur lebih dari 27 minggu, memaksa banyak warga hidup dalam kesusahan dan utang.
Sekjen PBB Antonio Guterres merespons tindakan Amerika Serikat (AS) yang meluncurkan serangan ke Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.