Jauh sebelum mengguncang acara peresmian Menara Eiffel di Prancis sekitar tahun 1889, seperangkat Gamelan Sari Oneng Parakansalak sudah lebih manggung di Eropa.
Seketika detak jantung Queenzy melonjak, serta tangan, kaki, dan bibirnya membiru sebelum akhirnya meninggal dunia. Diduga hal itu karena blow-dry rambut.