Seorang sniper atau penembak jitu asal Amerika Serikat yang ikut berperang di Ukraina, menyebut bahwa tentara Ukraina sangat membutuhkan artileri dan amunisi.
Komite pemerintahan Gaza yang bertugas mengelola Gaza usai perang, terdiri atas 15 teknokrat, yang dipimpin oleh Dr Ali Sha'ath, mantan wakil menteri Palestina.