Pelaku UMKM digolongkan berdasarkan kluster usaha, lalu akan ada satu yang memimpin sekaligus menjadi garda terdepan dalam mengajukan akses pembiayaan.
Presiden Prabowo menyerahkan DIPA 2025 dan Buku Alokasi Transfer Ke Daerah. APBN 2025 ditargetkan Rp 3.621,3 triliun untuk mendukung program prioritas.