Pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang sebelumnya mangkrak, kini sudah dinyatakan jelas keberadaannya. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat di pelosok.
"Kita perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian. Jadi yang tadinya luas wilayahnya 256.000 (hektare), menjadi 252.000 (hektare) sekarang," kata Wiswantanu.