Data kemiskinan Indonesia menjadi perdebatan antara BPS dan Bank Dunia. BPS menjelaskan perbedaan angka disebabkan oleh standar garis kemiskinan yang berbeda.
Danantara umumkan susunan pengurus baru dengan profesional dari dalam dan luar negeri. CEO Rosan Roeslani yakin tim ini akan tingkatkan kepercayaan pasar.