Defisit anggaran tahun depan dirancang sebesar Rp 689 triliun atau 2,68% terhadap PDB, membengkak dari rancangan sebelumnya Rp 638,8 triliun atau 2,48% PDB.
Industri telco RI menghadapi 'telco paradox' dengan pertumbuhan data tinggi namun pendapatan rendah. Beban regulasi tinggi jadi penghambat infrastruktur digital