Hasil autopsi RS Bhayangkara Semarang menyatakan dari hasil autopsi, Kopda Muslimin meninggal akibat keracunan. Racun yang digunakan masih belum diketahui.
Pomdam IV/Diponegoro batal menangani kasus penembakan istri tentara. Kopda Muslimin yang diduga menjadi otak penembakan ternyata tewas sebelum ditangkap.
Hasil autopsi jenazah Kopda Muslimin di RS Bhayangkara telah usai. Kopda Muslimin diduga meninggal keracunan, karena ada tanda mati lemas saat diperiksa.
Kunjungan kerja Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi di Asia Timur telah selesai. Jokowi dan Iriana kemudian kembali ke Tanah Air dari Seoul, Korsel.
Hingga saat ini RW masih dirawat di ICU RSUP Kariadi Semarang. Dia telah menjalani 2 kali operasi setelah ditembak oleh pembunuh bayaran yang dikirim suaminya.