Suherman telah memiliki kelompok tetap sebanyak 10 orang. Mereka adalah tetangganya. Ia bersama rekannya rutin mengikuti tahan lipat surat suara setiap pemilu.
Sebagian warga Lamongan berburu ulat jati di awal musim hujan. Mereka mencari enthung dengan mengais-ngais tanah di bawah hutan jati di sekitar rumah mereka.
Satu unit gubuk reyot di hutan Sukabumi, disebut menjadi lokasi penjagalan anjing liar. Terdengar suara lirih rintihan dan dengusan dari anjing di gubuk itu.